![]() |
Kabupaten Bekasi, SUARA TOPAN - Kenang jasa para pahlawan bangsa sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam melanjutkan semangat perjuangan, Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025, yang berlangsung di Makam KH. Noer Ali, Pondok Pesantren At-Taqwa Putri, Kecamatan Babelan, pada Sabtu (8/11).
Dalam Berbagainya, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang sejarah, namun menjadi pengingat akan pengorbanan luar biasa para pejuang yang telah merusak jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan Indonesia.
“Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, kita harus menjadi bangsa yang berterima kasih kepada generasi pembebas. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan yang tidak ternilai, yang wajib kita lanjutkan dengan kerja nyata di bidang masing-masing,” ucapnya.
Ida Farida menegaskan, semangat kepahlawanan harus terus hidup dalam setiap diri ASN dan masyarakat Kabupaten Bekasi. Tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan,”mengandung makna penting bahwa perjuangan di masa kini bukan lagi di medan perang, melainkan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang berkeadilan, dan kemajuan daerah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Di era modern ini, menjadi pahlawan berarti mampu memberi manfaat bagi masyarakat, bekerja dengan integritas, menjaga persatuan, dan ikut berperan aktif dalam pembangunan daerah. Itulah bentuk perjuangan kita hari ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ida Farida menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh aparatur pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh ASN untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya menanamkan semangat perjuangan itu melalui peningkatan profesionalisme aparatur, pelayanan publik yang tanggap dan transparan, serta pembangunan yang berpihak kepada masyarakat luas, menuju Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” imbuhnya.
Kegiatan dzikir dan doa bersama ini ditutup dengan lantunan doa untuk para pahlawan bangsa serta harapan agar seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam melanjutkan perjuangan mereka.
“Semoga para pahlawan bangsa memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan kita semua diberi kemampuan untuk menjaga semangat perjuangan mereka. Mari kita jadikan nilai kepahlawanan sebagai inspirasi untuk bekerja lebih baik, membangun Bekasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Ida Farida.
Turut hadir pada kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi, Kepala Perangkat Daerah, Ketua Umum Yayasan dan Pimpinan Pondok Pesantren At-Taqwa, serta keluarga para pahlawan nasional. (*).
