Bangkitkan Olahraga Tradisional, Polda Sumsel Gelar Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2026 Diikuti Ribuan Peserta

Bangkitkan Olahraga Tradisional, Polda Sumsel Gelar Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2026 Diikuti Ribuan Peserta

Jumat, 10 Juli

Palembang, SUARA TOPAN – Di tengah gempuran olahraga modern maupun olahraga elektronik, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan berupaya menghidupkan kembali kejayaan bela diri warisan Nusantara. Hal ini diwujudkan melalui perhelatan akbar Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II Tahun 2026, yang berlangsung meriah di GOR Dempo, Jakabaring Sport City Palembang, Kamis (9/7/2026).

Mengusung tema "Menuju Indonesia Emas Menuju Olimpiade", ajang ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M.

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, beserta jajaran yang berinisiatif menghidupkan kembali olahraga tradisional yang di Sumsel populer dengan sebutan Kuntau.

"Langkah Polda Sumsel melestarikan olahraga tradisional ini menjadi tanda kebangkitan warisan leluhur yang mulai tergerus zaman. Tujuannya bukan hanya soal kemampuan bela diri, melainkan membangun jiwa sportivitas anak bangsa agar memiliki mental tangguh menyongsong masa depan," ujar Herman Deru.

Kejuaraan tahun ini mencatat rekor partisipasi luar biasa, diikuti total 1.047 pendekar dari berbagai kalangan. Uniknya, keikutsertaan pesilat perempuan justru lebih banyak dibandingkan peserta laki-laki, yaitu 558 orang, sementara peserta putra berjumlah 489 orang.

Peserta juga berasal dari beragam elemen, mencerminkan sinergi yang erat antar sesama anak bangsa, meliputi berbagai perguruan silat, 74 pesilat dari unsur TNI, 75 personel Polri, serta 176 peserta umum mulai dari tingkatan remaja hingga dewasa.

Sebagai bentuk dukungan nyata bagi perkembangan pencak silat, panitia menyediakan beragam penghargaan menarik. Selain medali dan piagam untuk kategori Pemassalan hingga Prestasi, juga diperebutkan Piala Juara Umum, uang pembinaan, serta puluhan perlengkapan matras latihan — bahkan sebanyak 50 set matras disiapkan khusus untuk Juara Umum I guna mendukung sarana latihan di perguruan masing-masing.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menyampaikan kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen dalam menjaga kekayaan budaya bangsa.

"Ajang ini bukan sekadar adu kemampuan fisik, melainkan investasi jangka panjang membentuk karakter generasi penerus yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalisme tinggi. Kami berharap dari ajang ini lahir atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa hingga ke kancah internasional, sekaligus menjadi mitra kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel kembali menegaskan kehadirannya tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut menjadi penggerak pelestarian budaya serta pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas. (Yefri.S/Red).
 

TerPopuler