![]() |
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bupati juga menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat Empat Lawang dan sekitarnya. Khusus bagi warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai dan kawasan rawan longsor, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem ini. Instruksi ini diharapkan menjadi perhatian utama, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan dekat aliran air dan daerah perbukitan.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Empat Lawang, Budi Simitro, menegaskan kembali arahan Bupati tersebut. Ia mengingatkan bahwa risiko longsor sangat besar terjadi saat hujan deras turun, dan ancaman tersebut dikhawatirkan bisa langsung mengancam pemukiman warga di daerah perbukitan.
“Bapak Bupati menginstruksikan agar lebih waspada, terutama saat hujan deras, bagi warga yang tinggal di perbukitan. Bukan mustahil tanah longsor terjadi dan mengancam rumah-rumah warga,” tegas Budi.
Selain itu, Budi juga mengimbau peran aktif orang tua untuk lebih ketat dalam menjaga dan mengawasi anak-anak. Warga diminta untuk tidak membiarkan anak beraktivitas atau bermain di pinggir sungai yang berisiko terjadinya luapan air. Bagi masyarakat yang tinggal di lereng bukit, diharapkan lebih peka dan tanggap terhadap tanda-tanda awal pergerakan tanah di lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing, demi mencegah dampak yang lebih fatal. (Yefri S).
